Wadek III Fakultas Ushuluddin Ambil Paksa Bendera HMI

Ciputat, Ruangonline.com – Pengambilan bendera Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) secara paksa dilakukan oleh Wakil Dekan (Wadek) III Fakultas Ushuluddin Suryadinata di lantai dasar Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri (Fidikom UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Kamis, (12/04).

Kejadian itu bermula saat HMI Komisariat Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Komfakda) sedang membuka stand pendaftaran untuk anggota baru di basement Fakultas Dakwah. Tiba-tiba tanpa ada obrolan, Suryadinata langsung mengambil paksa bendera HMI yang sedang ditempel di stand pendaftaran.

Irianto, salah satu kader HMI yang saat itu sedang menjaga stand menjelaskan, dirinya penasaran dengan apa yang dilakukan oleh Wadek III itu yang mengambil bendera HMI yang di tempel di stand.

Sontak dia mendatangi ruangan Suryadinata di lantai empat Fakultas Ushuluddin. Dirinya tidak sepakat dengan tindakan yang dilakukan oleh Wadek III, sebab sosialisasi tentang aturan membawa bendera organisasi ekstra kampus dirasa kurang.

“Banyak mahasiswa yang belum tahu itu,” ujarnya, Kamis (12/04).
Terkait penindakan itu, lanjut Iranto juga merupakan sebuah kesalahan. Sebab, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi juga memiliki Dekan sendiri yang bisa mengurus Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi. Juga ketika aturan itu mau dilaksanakan maka dilaksanakan secara menyeluruh.

“Di Fakultas lain masih ada yang menempelkan bendera organisasi ekstra kampus dan itu tidak ada teguran dari pihak manapun,” imbuhnya.

Diwaktu yang bersamaan, Wadek III Fakultas Ushuluddin Suryadinata, mengungkapkan alasan pelarangan organisasi ekstra kampus. Dirinya menjelaskan jika pemasangan bendera itu dibiarkan di dalam kampus, maka kampus akan penuh dengan bendera-bendera organisasi ekstra kampus. Melihat dari banyaknya organisasi ekstra kampus yang ada.

“Semua organisasi ekstra kampus yang menempel benderanya saya larang,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, ketua umum HMI Komfakda, Nurikhsan Aldi Perdana menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh Wadek III Fakultas Ushuluddin terkait penindakan pengambilan bendera organisasi ekstra kampus.

“Sangat disesalkan tindakan yang dilakukan oleh Wadek III Fakultas Ushuluddin yang langsung menindak dan menyita bendera beserta form pendaftaran peserta Latihan Kader-1,” ucapnya, Kamis (12/04).

Seharusnya, imbuh Aldi, penindakan dan penanganannya dilakukan oleh pihak Fakultas yang bersangkutan. Sebab, di setiap Fakultas terdapat Wadek III bidang kemahasiswaan yang menangani terkait pelanggaran yang dilakukan oleh mahasiswa. Baik kode etik mahasiswa ataupun kode etik kampus.

“Sudah ada bagiannya masing-masing,” pungkas Aldi.

Sempat ada perdebatan dengan Suryadinata di ruangan Wadek III untuk meminta bendera itu dikembalikan. Tapi Suryadinata tidak membolehkan. Juga terdengar kata-kata akan membakar bendera di dalam perdebatan itu. (Roy)

2562 Views

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *