Akses Palmerah – Senayan Diblokade Polisi

Senayan, ruangonline.com  –  Akses pejalan kaki maupun kendaraan dari arah Stasiun Palmerah menuju DPR-RI  di Senayan diblokade sementara oleh polisi. Pemblokadean yang berlangsung mulai dari siang tadi membuat sejumlah massa aksi harus memutar arah menuju lokasi aksi. Massa aksi kali ini digadang-gadang banyak datang dari semua elemen masyarakat; mahasiswa, pelajar, buruh, sipil, hingga massa aksi 212. Hal ini sepertinya menjadi antisipasi kawanan polisi untuk mensterilkan kawasan DPR-RI. Rabu (30/09)

Anggota TNI Angkatan Darat, Teguh SN mengatakan bahwa dia kurang tau perihal kenapa diblokade, namun tersiar kabar bahwa polisi mengantisipasi kejadian vandalisme oleh massa aksi yang brutal seperti pada hari Selasa, 24 September silam.

“Saya kurang tau masalah itu,  kami (TNI) dan mereka (Polisi) beda instruksi dari atasan. Kami hanya diminta untuk mengawasi kawasan Palmerah saja” tambah pak Teguh

Dalam aksi kali ini TNI dan POLRI memang tidak dalam satu intruksi. TNI yang diisukan “bersama rakyat” pada demo kemarin semakin benar adanya pada aksi kali ini.

Sejumlah mahasiswa dan pelajar dari berbagai kampus dan daerah sudah tiba di kawasan palmerah sedari pagi, namun dengan adanya blokade polisi membuat mereka lama menunggu dengan ketidakjelasan kapan boleh masuk.

“Saya dari Indramayu udah nyampe dari jam 10 tapi tidak diizinkan masuk, kami nunggu rombongan yang lain. Akhirnya massa aksi bareng-bareng ke DPR-RI masuk lewat belakang SMA 24 jakarta, jadi jauh muternya” Ujar Mahasiswa yang berasal dari Indramayu.

Pemblokadean tersebut sementara ini belum diketahui sampai kapan. Diharapkan massa aksi yang ingin datang lagi besok hari agar tidak turun dari Stasiun Palmerah mewanti-wanti adanya blokade mendadak dari polisi, dan juga penting untuk tetap berada dalam rombongan masing-masing. (Shabrina)

80 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *