Begini Kata Ketua Umum DPC Permahi Tangerang Soal Omnibus Law

Ciputat, ruangonline.com – Athari Farhani selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia Tangerang (DPC Permahi Tangerang) menyatakan Permahi belum mengambil sikap, khususnya DPC Permahi Tangerang akibat perlu adanya kajian lebih mendalam terhadap Omnibus Law.

Pada awalnya Athari melihat visi Omnibus Law itu baik, mengingat banyaknya tumpang tindih peraturan lalu kemudian terlalu banyak regulasi peraturan-peraturan baik tingkat pusat hingga daerah.

“Ketika melihat berita RUU Cilaka ini ternyata banyak hal yang dilanggar pada ketentuan UU Nomor 15 Tahun 2019 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (UU P3) yang mana dalam mekanisme tersebut telah dilanggar,” jelas Athari saat diwawancara (3/5).

Athari juga menjelaskan terkait Omnibus Law masih bisa terjadi selama pengkajian pasal-pasal yang mengarah kepada hal yang positif terutama kepada kepentingan masyarakat, dan tidak merusak cita rasa hukum.

“Selama mengarah pada hal yang positif, Omnibus Law bisa terjadi”, tuturnya.

Selepas wawancara dan diskusi, Athari melanjutkan konsolidasi terkait permasalahan Omnibus Law dan beberapa elemen masyarakat ataupun mahasiswa yang akan melakukan pernyataan sikap di waktu dekat ini.

272 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *