Setelah Dibatalkan MA, Jokowi Naikkan Iuran BPJS Kembali

Padang, ruangonline.com – Pemerintah kembali menaikkan iuran BPJS melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, Kamis, (14/05).

Padahal kenaikan iuran yang dibuat pemerintah pada Oktober 2019 lalu, sudah dibatalkan oleh Mahkamah Agung (MA) dalam putusan pada 31 Maret 2020.

Tapi pada Selasa, (5/5) kemarin, Jokowi meneken Perpres nomor 34 yang berisi tentang aturan terbaru jumlah iuran BPJS yang akan diberlakukan mulai 1 Juli 2020.

Kebijakan tersebut menuai pro kontra. Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris menjelaskan, bahwa dalam putusan MA Nomor 7/P/HUM/2020 memberikan tiga opsi kepada pemerintah untuk menindaklanjutinya, yaitu mencabut, mengubah, atau melaksanakannya dilansir dari DetikFinance.

“Kalau kita lihat, artinya Pak Jokowi masih dalam koridor yaitu dalam konteks mengubah. Sebetulnya tidak betul kalau pemerintah tidak memperingati,” kata Fachmi dalam video conference. (Ghufron)

107 Views

1 Comment

  1. Jadi menurut anda sebagai pengamat, sikap seorang pemimpin tuh harus seperti apa ? Apakah kebijakan yang telah dilakukan membawa impact yang besar ? Lalu, sikap masyarakat dalam menanggapi keputusan tersebut,harus bagaimana ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *