Soal Kepentingan Politik Dinasti di Tangsel, Komunitas Sengketa Tangsel Tuntut Airin Bertanggungjawab atas Keselamatan Masyarakat

Ciputat, ruanglonline.com – Komunitas Sengketa Tangerang Selatan (Tangsel) tuntut Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany beserta DPRD, KPUD dan Bawaslu hentikan tahapan Pemilukada Kota Tangsel pada 09 Desember 2019 mendatang.

Berdasarkan siaran pers yang dilayangkan oleh Komunitas Sengketa Tangsel pada Jumat, 18 September 2020 menuntut Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany untuk:

1. Menetapkan Tangsel sebagai daerah yang memberlakukan PSBB guna meminimalisir penyebaran Covid-19.

2. Berkoordinasi dengan DPRD, KPUD dan Bawaslu untuk segera menghentikan tahapan Pemilukada Kota Tangsel demi nyawa masyarakat.

3. Menuntut Walikota Tangsel saudari Airin Rachmi Diany untuk bertanggungjawab terhadap akibat meningkatnya angka positif Covid-19 dan hilangnya nyawa masyarakat karena dipaksakan Pilkada tangsel pada 9 Desember 2020.

4. Apabila tuhuh hari setelah konferensi ini Walikota Tangsel saudari Airin Rachmi Diany tidak menghiraukan segala tuntutan kami, maka Sengketa Tangsel dan beberapa komponen organisasi kepemudaan, mahasiswa dan masyarakat akan melakukan aksi besar-besaran demi nyawa masyarakat Kota Tangsel.

Menurut Presidium Sengketa Tangsel, Saidina Ali Safrudin mangtakan adanya tuntutan tersebut karena Tangsel merupakan daerah yang berada persis di samping DKI Jakarta yang memiliki potensi  besar penyebaran Covid-19.

“Tuntutan tersebut karena Tangsel merupakan daerah yang berada di pinggir DKI Jakarta,” ucap Ali dalam konferensi pers Sengketa Tangsel, Jumat, (18/09).

Apabila tidak diterapkan sistem Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti di DKI Jakarta, maka akan menyebabkan peningkatan terhadap penyebaran kasus Covid-19. Apalagi semakin gencarnya Calon Walikota Tangsel melakukan sosialisasi dengan mengumpulkan masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah Kota Tangsel tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

Disamping itu, Ali juga menyinggung bahwa adanya kepentingan politik dinasti dalam Pemilukada Tangsel, sehingga atas kepentingan tersebut Airin dan jajaran Pemkot Tangsel mengenyampingkan keselamatan masyarakat dalam kasus Covid-19.

“Kami sinyalir bahwa adanya kepentingan politik dinasti dalam Pemilukada ini, sehingga pemerintah¬† mengenyampingkan ancaman yang dapat merenggut nyawa masyarakat Tangsel,” tegas Ali. Red

202 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *