Cerita Pasien Sembuh dari Covid-19 dengan Rajin Olahraga dan Pola Hidup Teratur

Ciputat, ruangonline.com – Salah satu pasien Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) menceritakan mulai kemarin dirinya sudah dibolehkan untuk keluar dari rumah sakit dan isolasi mandiri.

Sebetulnya hasil uji swab masih positif (CT 34,6), tetapi menuju negatif (CT 40). Untuk menjadi negatif perlu waktu, karena virus sempat menguasai paru-paru, dan bangkai virus di paru-paru akan tertangkap sebagai hasil yang positif Covid-19 oleh swab test.

Pasien tersebut menceritakan pengalamannya selama menjadi pasien di rumah sakit, katanya, yang perlu dipahami adalah ada beberapa jenis virus Covid-19. Dari yang ganas hingga yang lebih lunak. Sekitar 65 persen virus masuk dalam kategori lunak, sehingga tidak menunjukkan gejala yang disebut Orang Tanpa Gejala (OTG). Namun, dengan tetap selalu menjaga kesehatan, setelah 14 hari, virus itu akan hilang.

Nah, yang banyak memakan korban jiwa adalah virus tipe ganas. Indikasi ganas bisa dilihat dari skor CT setelah uji swab. Makin rendah skornya, maka semakin ganas virus tersebut. Mereka ini agresif menyerang paru. Virus macam ini harus segera diatasi, kalau terlambat, korban akan sulit tertolong. Sebagai gambaran, dalam satu minggu mereka bisa menguasai 25 persen dari paru-paru kita. Kemudian penderita harus masuk ruang ICU diinfus dengan beberapa antibiotik, vitamin, dan minum obat avigan.

Virus tipe ganas memberikan simptom atau gejala berupa sesak nafas, biasanya saturasi oksigen penderita rendah, mencapai 92-93, dibawah normal 97-98. Jika ini terjadi, maka pasien harus mendapat bantuan oksigen, terkadang jika diperlukan harus menggunakan ventilator.

Permasalahan biasa muncul jika penderita Covid-19 punya Komorbid atau sakit lain yang bisa memperburuk keadaan. Misalnya hipertensi, jantung, ginjal, bronkhitis, gula, asma, dan lain-lain. Tidak semua obat dan treatment bisa diterapkan, karena akan timbul efek samping.

Bagaimana Menghindari Covid-19?

Agar dapat terhindar dari virus Covid-19 sebetulnya untung-untungan, kadang sudah hati-hati pun tetap bisa terpapar. Walau begitu kita harus tetap berusaha semaksimal mungkin untuk tetap tidak terpapar. Beberapa tips yang bisa dicoba:

1. Menjaga kebersihan mulut, dengan obat kumur.
2. Menjaga kebersihan lubang hidung dengan air garam hangat.
3. Memakai masker yang layak (surgery mask).
4. Menjaga jarak dan selalu cuci tangan.
5. Menjaga kondisi tubuh untuk tetap fit dengan makan makanan sehat, olahraga yang teratur, tidak memforsir waktu dalam kerja, tidur yang cukup dan banyak doa untuk peace of mind.

Awalnya, pasien tersebut positif Covid-19 karena daya tahan tubuh yang menurun akibat kerja lembur beberapa hari. Kemudian nyetir mobil Jakarta-Yogyakarta pulang pergi tanpa istirahat yang cukup. Sampai di Jakarta rapat pagi hingga malam. Lanjut lagi hari berikutnya simptom atau gejala Covid-19 mulai muncul dan hasil uji swab dinyatakan positif.

Ia mengatakan jika tidak memforsir diri dan tetap menjaga fitness, kemungkinan lain bisa akan terjadi kepada dirinya.

Bagaimana Jika Positif Covid?

Begitu swab test atau Polymerase Chain Reaction (PCR) test menunjukkan positif, lihat skor Computed Tomography (CT), jika rendah berarti ganas (dibawah 30). Jika ganas, perlu segera cek paru, karena virus paling suka menyerang paru-paru. Jika kondisi agak berat langsung masuk ruang ICU.

Namun, jika tidak terlalu parah dan ingin merawat mandiri, bisa dilakukan dengan cara:

1. Selalu cek saturasi oksigen dengan alat Pulse Oximeter jika dibawah 93.
2. Istirahat dan minum yang cukup.
3. Minum multivitamin, madu dan obat China Lian Hua (4 tablet x 3).

Setelah Terpapar Covid-19, Apakah akan Jadi Imun?

Setelah pasien sembuh dan dinyatakan negatif Covid-19, ia hanya punya imunitas terhadap satu jenis virus saja, padahal ada puluhan tipe virus saat ini. Ia justru akan lebih vulnerable atau rentan untuk diserang virus Covid-19 jenis lain, dan serangan kedua pasti lebih berat, karena pasien mempunyai paru yang defunct.

Demikian cerita dari seseorang yang tidak ingin diketahui identitas dirinya. Semoga pengalaman tersebut dapat bermanfaat dan teman-teman serta keluarga terus giat menjaga diri dan selalu dalam lindungan Allah SWT. (red)

68 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *