Tubagus Damanhuri: Suara-suara yang Sumbang dan Pesimis Terhadap Perkaderan, Mesti Kita Lawan!

 

Ciputat, ruangonline.com – Tubagus Damanhuri selaku Ketua Umum BPL HMI Cabang Ciputat menghimbau untuk melawan suara-suara sumbang dan pesimis terhadapat perkaderan. Pria yang akrab disapa TB, menurutnya Statmen ini tidak berlebihan karena saat ini memang mesti sama-sama bahu-membahu untuk kebaikan perkaderan himpunan, baik itu BPL, Cabang, Kohati, Komisariat, dan juga LPP.

“bahwa suara-suara yang sumbang dan pesimis terhadap perkaderan, mesti kita lawan!. Statemen itu rasanya tidak berlebihan, oleh sebab kita saat ini memang mesti sama-sama bahu-membahu untuk kebaikan perkaderan himpunan, baik itu BPL, Cabang, Kohati, Komisariat, dan juga LPP. Atas nama kita semua, satu atap perkaderan HMI Ciputat,” Jelasnya.

BPL telah mengajak seluruh komisariat se-Cabang Ciputat untuk Rapat Koordinasi (Rakor) pada Februari 2021 lalu. Menurut TB dimana kondisi saat itu tengah dilanda “mati suri” perkaderan karena “konflik struktural” yang berkepanjangan. Disamping juga pandemi yang tengah melanda dunia.

“Sebenarnya, sejak Febuari 2021 lalu, BPL pun telah mengajak seluruh komisariat se-Ciputat untuk Rakor bersama BPL Ciputat yang kedua kalinya sejak Febuari 2020 lalu. Dimana atmosfer saat itu tengah dilanda mati suri perkaderan oleh sebab konflik struktural yang berkepanjangan, disamping juga guncangan pandemi yang tengah melanda dunia,” Jelasnya.

PANDEMI COVID-19 BELUM USAI; MASA DEPAN PENDIDIKAN DAN DILEMA PEREMPUAN

TB berpendapat terkait pembaharuan perkaderan, bahwa HMI memang perlu menjawab tantangan zaman dengan daya adaptatif pada kondisi dan situasi yang dihadapi. Disamping itu, sebagai kader HMI mesti taat pada pedoman perkaderan dengan menerjemahkannya dalam berbagai cara yg kreatif, inovatif, dan juga solutif. Dan ini adalah tugas bersama.

Sebagai Transedtter Perkaderan, BPL berusaha merawat perkaderan himpunan dan bersedia menjadi pundak bagi setiap keluh-kesah mengenai perkaderan. Saat Rakor BPL mengajak pengurus komisariat untuk tetap gigih menghidupi kaderisasi himpunan dengan segenap ikhtiar dan daya juang yang diajarkan himpunan. Terutama dalam hal melaksanakan pelatihan LK I yang nyaris tiada di sepanjang tahun lalu. Dan sekitar sebelas perwakilan komisariat yang hadir, dan yang lain berhalangan.

BPL juga telah menyusun Panduan Teknis LK I di masa pandemi ini, baik secara luring/daring. Namun, berbagai pertimbangan menilai bahwa LK I lebih efektif di laksanakan secara offline. BPL berpendapat, bahwa ini menyangkut internalisasi nilai-nilai kepribadian kader secara lebih dominan. Pertumbuhan pola sikap secara nyata akan dapat terbentuk dalam militansi peserta melalui offline.

“Secara mekanismenya, BPL sebenarnya telah menyusun Panduan Teknis LK I di masa pandemi ini, baik secara luring/daring. Namun, berbagai pertimbangan menilai bahwa LK I lebih efektif di laksanakan secara offline. Karena menyangkut internalisasi nilai-nilai afeksi/kepribadian kader –secara lebih dominan. Yakni pertumbuhan pola sikap secara nyata akan dapat terbentuk dalam militansi peserta melalui offline,” Pungkasnya.

Dalam pelaksanaan LK 1 secara offline tentunya BPL menekankan menggunkan prokes yang ketat, jumlah peserta terbatas, dan berbasis monitoring kesehatan seperti yang dicontohkan oleh LK I Komfaktek, Komici dan menyusul berbagai komisariat lainnya, yaitu Komfastek, Komfisip, Kofah, Kafeis, dan terakhir Komipam. Hal ini menandakan, bahwa asa perkaderan himpunan jelas-jelas menolak mati. Perkaderan akan tetap hidup dengan dorongan nurani, kreasi, dan silaturrahmi.

Dengan Protokol Kesehatan, HMI Kofah Adakan LK 1

Panduan Teknis yang dibuat oleh BPL HMI Cabang Ciputat juga telah merumuskan format pelatihan LK I online. Tentunya, dengan berbagai catatan. Training Online dapat di laksanakan jika 50% lebih calon peserta berada di luar zonasi Jabodetabeka-Banten. LK online pun nantinya dilaksanakan dengan point-point aturan yang telah dirumuskan BPL.

Untuk lebih lanjut BPL akan menggelar kembali Rakor Komisiat se-Cabang Ciputat setelah disempurnakannya Panduan Teknis LK 1. Tentu dengan diketahui oleh PA Cabang untuk mensosialisasikannya demi kebutuhan pelatihan LK I ke depan.

“Karena telah di sempurnakannya Panduan Teknis LK I itu, maka lebih lanjut BPL akan menggelar kembali Rakor se-Komisiat Ciputat juga dengan di ketahui PA Cabang untuk mensosialisasikannya secara Update demi kebutuhan pelatihan LK I ke depan,” Jelasnya.

(Red)

195 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *